ghostwriter

Apakah kamu pernah mendengar istilah Ghostwriter? Istilah apakah itu? Apakah secara harfiah merujuk kepada seorang “penulis hantu?”

Ghostwriter ternyata adalah sebutan bagi seorang penulis yang dipekerjakan dengan timbal balik berupa uang, bukan kredit atau hak cipta dari tulisan yang mereka buat. Penulis aslinya atau yang disebut dengan author, merupakan orang yang menyewa jasa ghostwriter dan nantinya author lah yang akan mendapatkan semua kredit atas tulisan tersebut.

Ghostwriting singkatnya sebuah proses penulisan proyek yang akan diberikan kepada orang lain. Seorang ghostwriter dapat menulis seluruh isi proyek tersebut atau hanya sebagian, tergantung kesepakatannya dengan author.

Bagi kamu yang ingin menulis buku, blog, atau hal lainnya yang melibatkan penulisan, seorang ghostwriter mungkin dapat menjadi salah satu opsi saat sedang mengalami writer’s block atau jika kamu merasa tulisanmu kurang menjual.

Terdapat 4 tipe utama proyek yang biasa dikerjakan oleh seorang ghostwriter, yaitu:

  1. Penulisan blog untuk sebuah website
  2. Non-fiksi
  3. Fiksi
  4. Memoir/Biografi

Yang harus diperhatikan oleh seorang ghostwriter sebelum memutuskan untuk mengerjakan sebuah proyek adalah perjanjian awal mengenai cakupan pekerjaan, pembayaran, deadline pengerjaan, jadwal komunikasi dan metode, dan jumlah revisi yang dapat dilakukan.

Menurut ketua Association of Ghostwriter, Marcia Layton Turner, seorang wirausahawan, dokter, konsultan, eksekutif korporat, pembicara yang memiliki waktu luang yang terbatas namun ingin menulis blog, white paper atau buku untuk meningkatkan profile mereka, kini semakin bergantung kepada ghostwriter. Hal ini menunjukan bahwa profesi ghostwriter kini semakin dibutuhkan.

Bagi kamu yang tertarik dengan profesi ini, pahamilah bahwa dibayar untuk menulis untuk orang lain jauh berbeda dengan menulis atas nama karyamu sendiri. Inti dari ghostwriting adalah tentang membantu orang lain menyampaikan pesan yang ingin mereka sampaikan menggunakan suara mereka sendiri.

Mengapa Ghostwriter Banyak Dicari?

ghostwriter
Profesi ghostwriter kini banyak diburu orang karena semakin banyak orang yang memiliki keinginan menulis namun tidak memiliki kemampuan menulis mumpuni

Jika seseorang ingin menulis buku, lantas mengapa ia menyuruh orang lain untuk melakukannya?

Profesi ghostwriter berperan penting bagi para author yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan pesan yang ingin ia sampaikan melalui kata-kata. Sebagai seorang ghostwriter, tugasmu adalah untuk mencerna dan memahami ide seseorang, lalu mengubahnya menjadi kata-kata yang lebih baik dan mudah dimengerti.

Pekerjaan ini dibutuhkan karena seseorang mungkin saja tidak mengerti atau tidak memiliki banyak waktu dalam mengolah ide mereka menjadi kata-kata yang baik. Jadi singkatnya, tugas ghostwriter adalah untuk mengubah apa yang tadinya berupa brief, ide, atau outline menjadi tulisan jadi.

Secara umum, ada beberapa tipe orang yang cenderung akan menggunakan jasa ghostwriter, yaitu:

  1. Mereka yang tidak memiliki pengalaman menulis
  2. Mereka yang memiliki kesibukan dan komitmen lain
  3. Mereka yang kurang menguasai bahasa tertentu

Meskipun pada praktiknya seorang ghostwriter seharusnya tidak mendapatkan kredit apapun dari hasil tulisannya, namun seringkali nama mereka dicantumkan dengan tulisan “as told to—-” jika mereka merupakan ghostwriter yang terkenal dan sudah memiliki reputasi baik di kalangan penulis.

Cara Memulai Karir Ghostwriting

ghostwriter
Seorang ghostwriter berperan untuk menjadi ‘bayangan’ seorang author

Lalu apa saja yang sebenarnya dikerjakan oleh seorang ghostwriter? Apa saja cakupannya?

Hal yang harus kamu tahu adalah seorang ghostwriter itu secara teknis tidak sama dengan co-author.

Co-author atau penulis kedua pada sebuah karya tulis mendapatkan pengakuan dan kredit atas kontribusinya terhadap sebuah karya tulis. Sedangkan, ghostwriter juga berkontribusi terhadap sebuah karya tulis namun namanya tidak akan ditunjukan pada karya tersebut. Tidak ada pengakuan dan kredit, mereka hanya akan mendapatkan upah atas pekerjaannya.

Selain karena author atau penulis aslinya tidak memiliki kemampuan menulis yang baik, hal ini juga dilakukan untuk menjaga reputasi sang author, misalnya pada sebuah memoir atau biografi tokoh terkenal. 

Lalu apa saja yang harus kamu tahu sebelum memulai karir menjadi seorang ghostwriter yang handal?

1, Ghoswriting bukan merupakan profesi untuk pemula

Pekerjaan ghostwriting tidak dapat dilakukan oleh semudah itu. Tidak semua orang yang hanya bermodalkan kemampuan menulis mampu untuk menjadi seorang ghostwriter.

Seseorang harus memiliki track record yang sukses di bidang penulisan. Karena di sini kamu di-hire untuk dapat membuat tulisan yang lebih baik dari author.

Untuk dapat dipercaya untuk mengerjakan suatu proyek penulisan oleh seorang author, kamu perlu memiliki sample penulisan terlebih dahulu agar author dapat menilai apakah gaya tulisanmu cocok dengan apa yang ia inginkan. Untuk itu, ghostwriter kebanyakan adalah mereka yang telah malang-melintang sebelumnya di dunia tulis-menulis.

2. Ghostwriter harus memiliki fleksibilitas

Menjadi ghostwriter bukan hanya memerlukan kemampuan menulis yang piawai, namun kamu juga harus mampu menjadi semacam doppelganger dari author tersebut untuk dapat membuat tulisanmu seolah-olah merupakan kata-kata yang dibuat author aslinya.

Meskipun jika kemampuan tulisanmu lebih bagus daripada author asli, mereka membayarmu untuk menulis sesuai dengan standar dan ketentuan mereka. Pikirkan dengan matang apa kamu bisa fleksibel dan menulis dengan style orang lain atau tidak.

3. Dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang penerbitan buku

Perubahan yang signifikan pada bisnis penerbitan buku saat ini membuat para author sulit untuk bergabung dengan penerbit besar. Namun, karena pasar yang semakin meluas, seperti pembelian buku secara online dan pemasaran melalui media sosial, kini menaikan potensi bagi mereka yang ingin mempublikasikan buku secara independen.

Jika seorang ghostwriter yang memang sudah menguasai bidang penulisan dan penerbitan dapat memberikan konsultasi kepada client-nya tentang berbagai opsi penerbitan, ini akan menaikan value mereka.

4. Jadilah Ghostwriter Profesional

Kamu mungkin menganggap menulis merupakan hobi atau passion, namun sebagai ghostwriter, kamu juga perlu berperilaku seperti wirausahawan. Berinvestasilah pada hal yang dapat menunjang pekerjaanmu, seperti marketing tools, waktu untuk berjejaring, membangun persona dan track record.

5. Tentukan Rate-mu

Bayaran seorang ghostwriter biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan standar bayaran penulis lepas (freelance writer). Hal ini mungkin daya tarik utama bagi beberapa orang yang ingin terjun ke dunia ghostwriting. Namun, perlu kamu pahami bahwa terdapat pro dan kontra ketika menjadi ghostwriter.

Namun, seperti dijelaskan sebelumnya, pekerjaan ini bukan merupakan pekerjaan bagi pemula. Ini artinya, kamu harus memiliki banyak pengalaman sebelumnya. Pengalaman tersebut dapat berupa penulisan buku atas nama kamu sendiri atau pengalaman menulis pada media lainnya.

Sesuai dengan banyaknya pengalamanmu, harga jasa (fee) yang kamu terapkan juga akan menaik. Jika kredensial dan pengalamanmu sudah semakin banyak, kamu dapat menaikan rate-mu.

6. Network Adalah Kunci

Untuk memulai karirmu, kamu dapat bergabung dengan platform atau agensi bagi para penulis lepas. Di Amerika Serikat, terdapat organisasi yang bernama the Association of Ghostwriters (AOG) yang menjadi wadah bagi para ghostwriter untuk dapat terus up-date tentang perkembangan di dunia penulisan. 

Di sana para ghostwriters juga dapat saling berbagi tips dan trik mengenai cara mendapatkan client atau cara meningkatkan kemampuan menulis. Dengan begitu, ghostwriter dapat saling terhubung satu sama lain dan mungkin akan membuka peluang untuk tawaran yang lebih besar.

Menjadi seorang ghostwriter bukan merupakan hal yang mudah. Dibutuhkan pengalaman dan pengetahuan mendalam di berbagai bidang. Kamu juga harus fleksibel karena kamu dibayar untuk berpura-pura menjadi orang lain. Namun dengan kegigihan dan kemauan untuk belajar, siapapun dapat menjadi ghostwriter yang sukses.

Apakah tulisan di atas bermanfaat untukmu? Tinggalkan pesan dan pertanyaanmu di kolom komentar, dan jangan lupa untuk bagikan tulisan ini ke teman-temanmu jika kamu menyukainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *