surat lamaran kerja

Ingin Melamar Kerja? 5 Contoh Surat Lamaran Kerja Ini Bisa Kamu Tiru

Surat lamaran merupakan cerminan diri pelamar.

Ketika akan melamar kerja pada suatu institusi/lembaga, selain mempersiapkan CV yang oke, kamu juga diwajibkan untuk membuat surat lamaran kerja yang menarik dan benar. Seperti apakah surat lamaran kerja yang terlihat menarik itu? Berikut tim berkarir.id telah menyediakan contoh surat lamaran kerja yang bisa menjadi referensimu ke depannya.

Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja berfungsi sebagai permohonan untuk bergabung dengan suatu instansi, institusi/lembaga tertentu. Surat lamaran kerja yang baik adalah surat lamaran yang dapat meyakinkan perusahaan bahwa kamu memang layak untuk posisi itu. Untuk itu, surat lamaran kerja haruslah menjual.

Format Surat Lamaran Kerja

Berikut merupakan format penulisan yang harus ada di dalam surat lamaran kerja:                                                                         

                                                                                                   Tempat, Tanggal Pengiriman

Kepada Yth,

Nama penerima surat/jabatannya

Nama  Perusahaan

Alamat Perusahaan

Dengan Hormat,

Paragraf Pertama

Bagian ini biasanya berisikan penjelasan mengenai siapa dirimu, latar belakang pendidikan, dan tujuan kamu menulis surat ini. Sertakan posisi yang ingin kamu lamar dan juga sumber informasi lowongan.

Pada bagian ini, kamu harus berusaha membuat dirimu semenarik mungkin di mata perusahaan agar mereka tertarik untuk terus membaca surat lamaranmu hingga selesai.

Paragraf Kedua

Di bagian ini kamu dapat menceritakan mengenai pengalaman kerja sebelumnya serta kontribusi kepada perusahaan terdahulu. Agar semakin menarik, kamu juga dapat menceritakan pencapaian yang kamu raih selama berada di institusi pendidikan.

Hal lain yang dapat kamu masukan adalah pelatihan atau organisasi yang pernah kamu ikuti. Lalu jelaskan skill apa saja yang kamu dapatkan. Katakan juga bahwa kamu telah menyertakan dokumen tambahan seperti CV atau sertifikat sebagai bahan pertimbangan.

Paragraf Akhir

Pada bagian ini, yakinkan perusahaan kenapa mereka harus mempekerjakanmu. Jelaskan juga kontribusi apa yang dapat kamu berikan jika kamu diterima bekerja. Lalu kamu dapat mengatakan bahwa kamu sangat berharap dapat bekerja di perusahaan tersebut.

Akhiri dengan kalimat yang menjelaskan bahwa kamu sangat menunggu balasan dari perusahaan secepatnya dan tinggalkan kontak yang dapat dihubungi. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas waktu yang telah mereka luangkan.

                    Hormat saya,

(Tanda tangan)

                  Nama Pengirim

Contoh Surat Lamaran Kerja

Kami telah merangkum beberapa contoh surat lamaran kerja yang bisa kamu gunakan di bawah ini:

1. Surat Lamaran Kerja (Versi Teks)

September 1, 2020

Kepada Yth,

Bapak Rizky Ihsan

Manager HRD

PT. Sinergi Utama

Jl. Simpang Utara, No. 13

Jakarta

Dengan Hormat,

Perkenalkan nama saya Rima Melati, seorang fresh graduate lulusan Manajemen dari Universitas Indonesia. Berdasarkan iklan yang saya lihat dari portal pencari kerja, PT. Sinergi Utama sedang membuka lowongan untuk posisi sekretaris. Untuk itu, bersama surat ini saya bermaksud untuk melamar pekerjaan sebagai Sekretaris..

Saya memiliki beberapa pengalaman magang dan organisasi yang memiliki kaitan dengan posisi tersebut. Sebelumnya, saya pernah mengikuti program magang di ABC Finance sebagai asisten sekretaris selama 3 bulan. Selama kuliah, saya juga aktif terlibat di dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Bisnis di mana saya berperan sebagai sekretaris.

Sebagai bahan pertimbangan lainnya, bersama surat ini saya turut melampirkan:

  1. Pas Foto
  2. CV
  3. Fotocopy Transkrip Nilai
  4. Fotocopy Ijazah
  5. Fotocopy Sertifikat Pendukung

Saya dapat dihubungi setiap saat melalui kontak informasi yang tertera di CV. Atas perhatian dan waktunya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Tanda tangan)

Rima Melati

2. Surat Lamaran Kerja (Versi E-Mail)

Subjek: Lamaran Pekerjaan Posisi Sekretaris

Dengan Hormat,

Perkenalkan nama saya Rima Melati, seorang fresh graduate lulusan Manajemen dari Universitas Indonesia. Berdasarkan iklan yang saya lihat dari portal pencari kerja, PT. Sinergi Utama sedang membuka lowongan untuk posisi sekretaris. Untuk itu saya bermaksud untuk melamar pekerjaan sebagai Sekretaris.

Saya memiliki beberapa pengalaman magang dan organisasi yang memiliki kaitan dengan posisi tersebut. Sebelumnya, saya pernah mengikuti program magang di ABC Finance sebagai asisten sekretaris selama 3 bulan. Selama kuliah, saya juga aktif terlibat di dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Bisnis di mana saya berperan sebagai Sekretaris.

Sebagai bahan pertimbangan lainnya, bersama email ini saya turut melampirkan:

  1. Pas Foto
  2. CV
  3. Scan Transkrip Nilai
  4. Scan Ijazah
  5. Scan Sertifikat Pendukung

Saya dapat dihubungi setiap saat melalui email ini. Atas perhatian dan waktunya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Tanda tangan)

Rima Melati

3. Contoh Surat Lamaran Magang

Subjek: Lamaran Magang Sales Admin

Dengan Hormat,

Perkenalkan nama saya Rima Melati, seorang mahasiswa semester 6 jurusan Manajemen dari Universitas Indonesia. Berdasarkan iklan yang saya lihat dari portal pencari kerja, PT. Sinergi Utama sedang membuka program magang untuk mahasiswa. Untuk itu saya bermaksud untuk melamar posisi magang sebagai Sales Admin.

Selama kuliah, saya juga aktif terlibat di dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Bisnis di mana saya berperan sebagai Sekretaris.

Sebagai bahan pertimbangan lainnya, bersama email ini saya turut melampirkan:

  1. Pas Foto
  2. CV
  3. Scan Transkrip Nilai
  4. Scan Sertifikat Pendukung

Saya dapat dihubungi setiap saat melalui email ini. Atas perhatian dan waktunya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Tanda tangan)

Rima Melati

4. Contoh Surat Lamaran Part-time

Subjek: Lamaran Part-time Barista

Dengan Hormat,

Perkenalkan nama saya Rima Melati, seorang mahasiswa semester 6 jurusan Manajemen dari Universitas Indonesia. Berdasarkan iklan yang saya lihat dari portal pencari kerja, Sugary Food sedang membuka lowongan part-time untuk posisi Barista. Untuk itu saya bermaksud untuk melamar posisi magang sebagai Admin.

Sebelumnya saya sudah memiliki beberapa pengalaman di bidang Food And Beverages selama 1 tahun pada posisi yang sama.

Sebagai bahan pertimbangan lainnya, bersama email ini saya turut melampirkan:

  1. Pas Foto
  2. CV

Saya dapat dihubungi setiap saat melalui kontak yang tertera di CV. Atas perhatian dan waktunya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(Tanda tangan)

Rima Melati

5. Contoh Surat Lamaran Bahasa Inggris

August 17, 2020

Dear Hiring Manager,

I am interested in the Store Manager position at Sugary Company, as advertised on LinkedIn.  I am a Fresh Graduate from the University of Indonesia majoring in Management.

I have gained extensive experience in storekeeping and managing – fields that you state the Store Manager must be familiar with. My past work experience in the NYS Food Chain has afforded me the opportunity to become familiar with the management in the food industry. I am always eager to learn more about business and management.

I believe that my academic background, skills, and past experiences make me an ideal candidate for the Store Manager role. I have also enclosed my resume for your consideration. I look forward to meeting with you and discussing my qualifications in more detail.

Sincerely,

Rima Melati

Tulis Surat Lamaran Kerjamu Sebaik Mungkin

surat lamaran kerja
Pastikan kamu telah menulis surat lamaran kerja dengan kaidah penulisan yang sesuai

Menulis surat lamaran pekerjaan merupakan kesan pertama yang kamu tinggalkan pada perusahaan. Penting bagi kamu untuk berusaha mengesankan perusahaan melalui tulisanmu.

Tunggu apalagi? Yuk segera tulis surat lamaran terbaikmu.

Apakah artikel ini membantu? Jika kamu memiliki request contoh surat lamaran pekerjaan lainnya, tinggalkan pesan di kolom komentar. Dan jangan lupa untuk bagikan artikel ini ke teman-temanmu.

mahasiswa kerja

7 Manfaat Magang yang Tidak Kamu Sadari

Magang menjadi salah satu langkah menuju dunia kerja sesungguhnya.

Tahukah kamu jika program magang (internship) sangat penting untuk membangun dunia karirmu ke depan? Sayangnya, saat ini kebanyakan anak muda tidak menyadari hal tersebut. Meskipun Kemendikbud telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjawab tantangan kerja dengan memberikan izin magang di luar kampus hingga tiga semester.

Salah satu poin yang tidak disadari dari manfaat magang adalah bahwa kamu dapat mengenal perbedaan bahkan ketidaksesuaian antara teori yang kamu pelajari dengan praktek di dunia kerja. Hal ini penting karena mempertimbangkan bahwa program magang menjadi satu-satunya langkah menuju dunia kerja sesungguhnya.

Jika kamu penasaran apa saja manfaat magang dan pengaruhnya dalam dunia karirmu? Simak 7 manfaat magang yang telah kami rangkum berikut:

1. Magang Bisa Menambah Pengalaman

magang
Pengalaman magang mengasah soft skill dan hard skill

Semakin banyak pengalaman yang kamu punya, semakin bertambah nilai jual yang dapat kamu tampilkan di portofolio, resume, dan CV. Ketika pengalamanmu semakin banyak, maka nilai jualmu semakin bertambah di mata perusahaan dan kepercayaan diri juga akan meningkat.

Catatan: Perusahaan cenderung akan lebih mempertimbangkan pelamar yang mempunyai pengalaman kerja, magang, ataupun kegiatan volunteer.

2. Soft Skill dan Hard Skill Semakin Meningkat Ketika Magang

magang
Magang mengasah berbagai kemampuan penting dalam menjawab tantangan dunia kerja

Kemampuan Soft skill dan hard skill menjadi poin penting saat melamar pekerjaan. Soft skill secara sederhana lebih menunjukkan kemampuan berkomunikasi, seperti menjalin relasi dengan karyawan di tempatmu magang. Sedangkan hard skill adalah keahlian teknis yang dimiliki oleh seorang pekerja.

Dengan magang, kamu dapat mengasah dua skill tersebut dengan dibimbing langsung oleh para ekspert di bidangnya.

3. Meningkatkan Peluang Karir dari Pengalaman Magang

Di mata calon perusahaan, seseorang yang memiliki pengalaman magang akan dianggap telah memiliki pengalaman kerja. Peluang ini pun memperbesar kemungkinan kamu akan diterima.

Memanfaatkan masa muda dengan memperbanyak pengalaman magang dapat menjadi kunci suksesmu.

4. Membangun Relasi Ketika Magang

magang
Membangun relasi dengan mengikuti program magang

Di dunia kerja, relasi atau networking merupakan faktor yang sangat penting untuk perkembangan karirmu. Semakin banyak relasi yang kamu miliki, semakin banyak juga informasi dan peluang yang kamu dapatkan.

5. Menemukan Passion Saat Magang

magang
Menemukan passion di dunia kerja adalah hal yang menguntungkan

Mengikuti magang dapat membantu kamu menemukan passionmu yang sesungguhnya. Kamu dapat menentukan jika sebuah pekerjaan cocok atau tidak untuk kamu tekuni dengan terjun langsung ke dunianya.

6. Magang Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Mengikuti program magang berarti kamu akan memperoleh skill dan pengalaman lebih yang bisa ditawarkan ke calon perusahaan. Memiliki daya saing yang lebih besar akan meningkatkan rasa percaya dirimu.

7. Magang Memungkinkanmu Mendapatkan Penghasilan Tambahan

magang
Magang memberikan banyak keuntungan

Beberapa perusahaan juga memberikan benefit berupa insentif pada karyawan magangnya. Karena posisi karyawan magang telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

Namun jangan jadikan uang insentif sebagai tujuan utama kamu mengikuti magang.

Karena pada dasarnya magang menjadi sebuah program yang menekankan pada peningkatan pengalaman.

Manfaatkan Masa Muda untuk Mengasah Banyak Skill dan Pengalaman dengan Magang

Magang memiliki segudang manfaat yang sangat berguna. Kamu dapat memanfaatkannya untuk “mencuri start” dengan terjun langsung ke dunia kerja. Meskipun tantangan pekerjaan semakin meningkat, namun jangan urungkan niat untuk merintis karir pada calon perusahaan yang kamu inginkan.

Bagaimana menurutmu? Sudah siap untuk magang lebih banyak lagi? Yuk, tinggalkan pesan atau pertanyaanmu di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini ya!

CV yang menarik

Inilah Rahasia Membuat CV Yang Menarik Dan Dilirik Perusahaan

CV yang menarik akan meningkatkan peluang diterima kerja.

Langkah-langkah membuat CV yang menarik:

  1. Pelajari contoh CV yang ada
  2. Gunakan desain dan template CV yang menarik
  3. Tulis CV yang simple dan mudah dibaca
  4. Tunjukan Nilai Jualmu Dengan Menggunakan ‘Power Words
  5. Cantumkan jumlah prestasi
  6. Relevan dengan posisi yang dilamar
  7. Periksa kembali CV dan pastikan tidak ada kesalahan
  8. Perhatikan instruksi pengiriman lamaran

Saat kamu melamar pekerjaan, salah satu dokumen yang esensial dalam proses perekrutan adalah curriculum vitae (CV). Namun pada kenyataannya, tidak semua CV yang dikirim pelamar akan dilirik oleh perusahaan. Hanya CV yang berhasil menarik perhatian recruiter lah yang akan dipertimbangkan untuk maju ke tahap interview.

Namun bagaimana CV yang menarik itu? CV yang menarik haruslah dapat menjelaskan kemampuan, pengetahuan, serta pengalaman yang kamu miliki secara unik dan menarik agar recruiter tertarik membaca keseluruhan isi CV.

Bagaimana caranya? Kami telah merangkum beberapa hal yang harus kamu lakukan dan hindari dalam membuat CV yang menarik.

Do’s: Langkah-langkah Membuat CV agar Menarik dan Profesional

1. Pelajari Contoh CV Yang Ada

CV
Lakukan riset agar kamu terinspirasi dan tahu apa saja yang harus ditambahkan ke dalam CV

Sebelum mencoba membuat CVmu sendiri, ada baiknya agar kamu melakukan riset dan pelajari CV orang lain terlebih dahulu. Khususnya untuk posisi yang sama dengan yang kamu lamar.

Langkah ini penting untuk kamu lakukan karena riset dapat memberikan gambaran tentang apa saja yang biasanya pelamar masukan di dalam CV agar terlihat lebih menarik. Dari sini juga kamu bisa mendapatkan inspirasi untuk desain dan format CV yang cocok denganmu.

2. Gunakan Desain Dan Template yang Menarik

struktur CV
Desain CV merupakan hal pertama yang diperhatikan oleh recruiter

Yang tidak boleh ketinggalan dalam membuat CV yang menarik adalah design-nya. Kini membuat CV dengan beragam design sudah lebih mudah dengan banyaknya aplikasi pembuat CV otomatis yang beredar di internet. Kamu juga dapat membuat custom design CVmu sendiri dengan aplikasi photo editor.

Dengan begitu, kamu dapat memilih template yang kamu rasa cocok dengan kepribadianmu dan juga posisi yang kamu lamar.

Seperti dijelaskan pada poin sebelumnya, kamu dapat melakukan riset terhadap desain dan template yang digunakan orang lain terlebih dahulu agar kamu mendapatkan inspirasi desain. Kini kamu dapat mudah menemukan Contoh CV di internet.

3. Tulis CV Yang Simple Dan Mudah dibaca

Selain desain dan template, font yang kamu gunakan pada CV juga menentukan apakah recruiter tertarik untuk membaca keseluruhan CVmu atau tidak. CV yang menarik akan menggunakan jenis font yang sederhana dan simple. Selain itu juga ukuran font yang digunakan haruslah sesuai.

Hal ini sangat menentukan seberapa nyaman dan mudahnya CVmu untuk dibaca. Font yang terlalu kecil akan membuat orang dengan penglihatan yang kurang baik akan merasa kesulitan untuk membaca CVmu. Namun font yang terlalu besar juga akan memakan banyak space yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan efektif.

4. Tunjukan Nilai Jualmu Dengan Menggunakan ‘Power Words

kekuatan kata

Saat mendeskripsikan tugas yang telah kamu lakukan di posisi sebelumnya, gunakan kata-kata yang mengandung intonasi positif atau power words. Dengan menggunakan power words, kamu akan terdengar seperti seseorang yang suka mengambil inisiatif dari pada orang yang rigid dan hanya mengerjakan job desk-nya.

Penggunaan power words juga akan lebih menonjolkan kemampuan kamu dan hal ini akan menggugah emosi recruiter.

5. Tunjukan Jumlah Prestasi

profesional
CV yang baik adalah CV yang menjual

Saat kamu memaparkan prestasi dan pencapaianmu, gunakan angka untuk semakin menarik perhatian recruiter. Misalnya, jika kamu bekerja di bidang desain grafis, sebutkan sudah berapa brand atau project yang kamu kerjakan.

Dengan menggunakan kuantitas angka, penekanan terhadap keberhasilanmu akan semakin terlihat dan terukur. Hal ini juga menunjukan jumlah keberhasilanmu dan kamu akan dianggap sebagai seorang expert dalam bidang yang kamu kerjakan.

6. Relevan Dengan Posisi Yang Dilamar

surat lamaran kerja
Pastikan CV berisikan informasi yang relevan dan up to date

Saat melamar untuk sebuah posisi pekerjaan, pastikan CV kamu sudah relevan dengan posisi dan kriteria pekerjaan yang kamu lamar.

Misalnya, jika kamu melamar untuk posisi penulis pastikan kamu hanya memasukkan informasi yang berhubungan dengan posisi tersebut, misalnya: pengalaman magang menjadi content writer atau copywriter, pernah memenangkan kompetisi karya tulis ilmiah atau cerpen.

Kamu tidak perlu memasukkan informasi yang tidak relevan, seperti misalnya pernah ikut serta kegiatan volunteer atau kegiatan ekstrakurikuler yang tidak satu bidang dengan posisi yang kamu lamar.

7. Periksa Kembali CVmu

Setelah kamu selesai membuat CV, periksa ulang kembali CVmu. Baca ulang dan pastikan tidak terdapat kesalahan penulisan atau typo di dalamnya. Jika perlu, kamu juga dapat meminta orang lain untuk membaca CVmu untuk mendapatkan feedback.

Feedback merupakan hal yang penting agar CVmu dapat dinikmati dari berbagai angle dan orang dengan berbagai latar belakang.

8. Perhatikan Instruksi Pengiriman Lamaran

Langkah terakhir adalah perhatikan instruksi pengiriman lamaran. Jika kamu mengirimkan lamaran melalui email, pastikan kamu telah melampirkan file CVmu. Perhatikan juga format file yang diminta. Biasanya perusahaan akan meminta file CV berbentuk pdf.

Kamu dapat terlebih dahulu melakukan convert terhadap file CVmu sebelum mengirimkannya. Kini telah banyak website yang dapat kamu gunakan untuk convert file ke bentuk file lainnya.

Don’ts: Kesalahan Umum dalam Membuat CV yang Harus Dihindari

1. Jangan Cantumkan Informasi Pribadi yang Tidak Perlu

Seringkali pelamar memasukan informasi pribadi yang tidak perlu di dalam CVnya, seperti agama, status perkawinan, nomor KTP, hobi, cita-cita, deskripsi fisik (kecuali tertera di persyaratan), hingga riwayat pendidikan yang dimulai semenjak TK.

Selain tidak relevan, informasi ini juga tidak memiliki poin tambahan dalam penilaian lamaranmu. Informasi yang bersifat sangat pribadi seperti nomor KTP dan nomor rekening bank juga dapat berpotensi untuk disalahgunakan jika diberikan kepada orang asing yang belum dikenal dengan baik.

2. Jangan Tulis CV yang Terlalu Panjang

Berkaitan dengan poin sebelumnya, pastikan kamu hanya memasukan informasi yang relevan dan penting agar CV tidak terlihat terlalu panjang. CV yang terlalu panjang akan membuat recruiter tidak tertarik untuk membaca CVmu secara keseluruhan.

CV yang menarik adalah CV yang terlihat padat dan to the point, tidak bertele-tele. Untuk itu kamu harus menghindari memasukan informasi yang tidak relevan dengan posisi yang kamu lamar. Selain khawatir akan menghabiskan space, CVmu juga akan terlihat penuh dan terlalu ramai.

CV yang terlalu panjang juga akan terlihat visually unappealing. Tidak akan terasa nyaman untuk membacanya.

3. Jangan Gunakan Terlalu Banyak Gabungan Warna dalam Desain CV

Faktor lain yang dapat membuat recruiter malas untuk membaca CV adalah desain dan paduan warnanya yang terlalu ramai. Usahakan untuk menggunakan warna-warna dasar agar terlihat netral dan profesional.

Jika ingin menggabungkan warna, kamu dapat menggunakan 2 hingga 3 gabungan warna di dalam CVmu.

4. Jangan Berbohong

Jangan sekali-sekali mencoba untuk berbohong dan memasukan informasi fiktif agar kesempatan diterimamu semakin besar. Karena cepat atau lambat, perusahaan pasti akan mengetahuinya.

Perusahaan tentu akan selektif dan melakukan background check terhadap pelamarnya saat proses rekrutmen. Walaupun jika akhirnya kamu diterima, kebohongan tersebut akan menimbulkan permasalahan di waktu yang akan datang.

Misalnya kamu berbohong mengenai kemampuanmu dalam graphic design, perusahaan otomatis akan memiliki ekspektasi terhadapmu untuk dapat mendesain dan kamu tidak akan dapat memenuhinya karena hal itu merupakan kebohongan.

5. Jangan Salah Menggunakan Tense pada Pengalaman Kerja

Jika kamu menulis CV dalam bahasa Inggris, maka hal yang harus kamu perhatikan adalah grammar dalam penulisanmu. Pada bagian pengalaman, seringkali ditemukan kesalahan penggunaan tenses.

Pengalaman yang telah berlalu dan telah dilakukan seharusnya ditulis dalam past tense. Namun pada kenyataannya, masih banyak yang tidak dapat membedakan penulisan dengan menggunakan tense yang benar dan menggunakan simple present tense dalam pengalamannya.

6. Jangan Gunakan Contact Info yang Tidak Profesional

Saat mencantumkan informasi kontak pribadi di dalam CV, pastikan kamu terlebih dahulu telah mengganti informasi pribadimu dengan nama yang profesional. Misalnya, jika namamu Satria Aditya dan nama emailmu adalah [email protected], maka lebih baik kamu menggantinya dengan nama yang lebih proper terlebih dahulu.

Selain menunjukan ketidakseriusan-mu terhadap pekerjaan yang sedang kamu lamar, nama yang “terlalu kreatif” seperti itu juga menunjukan bahwa kamu tidak profesional.

7. Jangan Masukan Kutipan ke dalam CVmu

Beberapa orang seringkali menggunakan kutipan atau kata-kata motivasi untuk menunjukan kepribadian dan passion mereka. Namun hal ini tidak penting di mata recruiter.

Jadi jika ingin menonjolkan passion dan kepribadianmu, tunjukanlah melalui deskripsi pengalamanmu.

8. Berhati-hati dalam Mencantumkan Akun Media Sosialmu

Memasukan akun media sosial di dalam CV-mu dapat membuat recruiter melihat sisi lain dari dirimu yang interaktif dan dinamis.

Bagi beberapa posisi pekerjaan, seperti ilustrator atau desainer grafis, media sosial seperti Instagram juga dapat dijadikan portofolio yang dapat ditunjukan kepada perusahaan. Bagi posisi pekerjaan lain, Linkedin merupakan media sosial yang wajib untuk disertakan.

Namun, sebelum kamu berpikir untuk memasukan semua akun media sosialmu ke dalam CV, ingatlah bahwa tidak semua hal yang bersifat pribadi dapat kamu tunjukan pada perusahaan. Khususnya jika kepribadian yang kamu tunjukan di dunia maya tidak sesuai dengan code of conduct perusahaan.

Hal ini dapat menjadi bumerang bagimu. Jika tidak hati-hati, kamu bisa saja kehilangan kesempatan untuk bekerja hanya karena isi media sosialmu yang dinilai tidak cocok dengan visi dan misi perusahaan.

CV merupakan media yang digunakan untuk memamerkan nilai jualmu kepada recruiter. Inilah mengapa sangat penting bagi kamu para pencari kerja untuk memodifikasi CVmu agar meninggalkan kesan pertama yang membekas bagi recruiter.

Apakah kalian pernah mencoba salah satu dari tips di atas? Ceritakan pengalamanmu dan tinggalkan komentar jika kamu mempunyai pertanyaan dan bagikan ke teman-temanmu jika kamu menyukai artikel ini.

Homepage-glints-indonesia

Glints Indonesia, Situs Pencari Kerja yang Apik untuk Fresh Graduate

Sudah bukan waktunya anak muda kesulitan mencari lowongan kerja saat ini. Berbagai job portal telah tersistem dengan baik secara online, yang bisa menghubungkan pencari kerja dengan banyak perusahaan dalam satu waktu.

Situs Glints Indonesia dapat menjadi opsi cerdas, hadir sebagai jembatan penghubungmu dengan perusahaan.

lints merupakan sebuah perusahaan marketplace penemuan dan pengembangan karir asal Singapura. Startup ini berfokus membantu para fresh graduate dan anak muda untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan passion dan skill yang mereka punya.

Oswald Yeo, Seah Ying Cong, dan Looi Qin En mendirikan Glints pada bulan Agustus tahun 2013 di Singapura. Glints kemudian melebarkan jangkauannya ke Indonesia pada tahun 2016, setelah Oswald Yeo (CEO) melihat Indonesia sebagai target pasar yang potensial dengan melahirkan dua juta fresh graduate setiap tahunnya.

CEO-Founder-Glints
Oswald Yeo (tengah), Seah Ying Cong (kanan), dan Looi Qin En (kiri), tiga pendiri Glints. Sumber: Glints

Glints menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan pekerjaan dengan menjadi platform yang berfokus pada penemuan dan pengembangan karir. Platform ini membantu kaum muda menemukan passion mereka dan mengembangkan keterampilan kerja yang relevan.

Fitur yang Membuat Glints Indonesia Unggul

Glints memiliki beberapa fitur yang membedakan mereka dari platform penyedia layanan pencari kerja lainnya. Beberapa layanan yang mereka miliki seperti:

Live Career Consultations

Melalui fitur ini pencari kerja dapat berkonsultasi seputar karir, seperti menjawab pertanyaan wawancara kerja dan cara membuat CV yang menarik.

Selain menyediakan informasi lowongan pekerjaan, Glints juga memberikan kesempatan untuk anak muda mendapatkan pengalaman magang, pelatihan kerja part-time dan sebagainya.

Community

Selain memberikan info tentang lowongan pekerjaan, Glints juga memiliki fitur baru bernama Community. Di sini kamu dapat menemukan forum tanya jawab seputar dunia kerja. Para pengguna juga dapat bertukar informasi mengenai teknis suatu pekerjaan.

Dynamic Career and Skills Path Explorer 

Sebuah fitur penjelajah karir yang akan memberikan insight keahlian yang dibutuhkan dari sebuah karir. Ini sangat berguna bagi kamu yang masih bingung dengan passion dan minat karirmu.

Tidak hanya itu, Glints juga dapat digunakan untuk perusahaan yang ingin merekrut calon karyawan baru. Glints memiliki algoritma khusus yang dikembangkan agar perusahaan dapat menyaring tenaga kerja yang berkualitas.

Glints Indonesia dan Kemudahan dalam Mencari Kerja

logo-glints
Glints Indonesia dapat menjadi opsi apik untuk menemukan lowongan kerjamu

Glints Indonesia semakin melebarkan sayapnya dengan menjalin kemitraan dengan banyak universitas dan perusahaan lokal. Startup ini juga mulai eksis di banyak acara berbasis job dan career fair.

Pengguna Glints di Indonesia kini sudah mencapai ratusan ribu. Glints telah membuktikan bahwa ia cukup progresif memberikan dampak positif dalam bidang karir di Indonesia.

Bagi para pencari kerja, kini tidak perlu repot-repot mendatangi langsung perusahaan ketika ingin melamar pekerjaan. Dengan Glints Indonesia proses rekrutmen menjadi lebih praktis dan mudah.

Bagi kamu para job seeker tunggu apa lagi? Klik di sini untuk segera mendapatkan karir impianmu. Ingin tahu lebih banyak tentang dunia karir? Cek artikel menarik kami seputar karir lainnya di berkarir.id.

bekerja dari rumah

5 Langkah Jitu Menolak Tawaran Kerja dengan Sopan

Menolak tawaran pekerjaan membutuhkan pertimbangan yang matang.

Inilah langkah-langkah menolak tawaran kerja agar terlihat profesional:

  1. Langkah 1 : Segera kabari pihak perusahaan
  2. Langkah 2 : Sampaikan terima kasih
  3. Langkah 3 : Sampaikan permintaan maaf
  4. Langkah 4 : Utarakan alasan penolakan
  5. Langkah 5 : Sampaikan terima kasih (sekali lagi)

Pernahkah kamu mencoba peruntungan dengan melamar kerja ke banyak perusahaan hingga tawaran kerja pun datang bertubi-tubi? Lalu sampailah pada satu posisi di mana kamu harus menolak beberapa tawaran tersebut dan hanya dapat memilih satu perusahaan yang cocok untukmu.

Apa yang harus kamu lakukan saat mendapatkan tawaran kerja yang tidak diinginkan? Melakukan ghosting terhadap perusahaan bukanlah cara yang bijak. Lalu bagaimana cara menolak tawaran kerja dengan baik dan profesional?

Perhatikan langkah-langkah berikut ini agar kamu tidak meninggalkan kesan buruk bagi perusahaan.

Langkah ke-1: Segera kabari pihak perusahaan

Setidaknya tidak lebih dari tiga hari setelah kamu mendapatkan tawaran tersebut. Kamu dapat mengirimkan email kepada pihak perusahaan atau menelepon langsung perusahaan tersebut. Baik dalam menulis email atau berkomunikasi via telepon, katakan secara profesional bahwa kamu tidak bisa melanjutkan proses penawaran kerja tersebut.

Bagaimana cara menyampaikannya secara profesional? Simak langkah kedua berikut.

Langkah ke-2: Sampaikan terima kasih

Ketika berkomunikasi dengan perusahaan, pastikan kamu telah mempersiapkan apa yang akan kamu sampaikan nantinya, agar tidak ada kalimat berulang yang membuatmu terlihat tidak  profesional. Pastikan setelah menulis kalimat pembuka pada email atau sapaan formal via telepon, kamu mengucapkan terima kasih atas tawaran yang mereka berikan kepadamu.

Ucapan terima kasih menunjukan bahwa kamu mengapresiasi kesempatan yang mereka berikan. Dan jangan lupa sampaikan bahwa tawaran tersebut merupakan suatu kehormatan bagi dirimu.

Langkah ke-3: Sampaikan permintaan maaf

Setelah mengucapkan terima kasih kepada HRD perusahaan, kamu dapat menyampaikan maksud utamamu dari email atau telepon tersebut, yaitu menolak tawaran mereka. Sampaikan permintaan maaf bahwa kamu belum dapat bergabung dengan perusahaan mereka.

Langkah ke-4: Utarakan alasan penolakan

Terdapat bermacam alasan mengapa kamu dapat menolak sebuah tawaran kerja. Mulai dari gaji yang tidak sesuai harapan, sudah mendapat tawaran kerja lain yang lebih menguntungkan, atau mungkin karena lingkungan calon perusahaan yang terlihat toxic.

Namun begitu, tidak semua alasan tersebut dapat disampaikan secara to the point. Alasan-alasan tersebut harus disampaikan dengan bahasa yang lebih profesional agar tidak meninggalkan kesan buruk terhadap perusahaan.

Kamu dapat mengatakan:

“Setelah melakukan pertimbangan yang cukup berat, saya dengan berat hati ingin menyampaikan bahwa saya telah memilih untuk bergabung dengan perusahaan lain,”

“Setelah melakukan pertimbangan yang matang dan juga sulit, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pendaftaran dari perusahaan Ibu/Bapak,”

“Setelah saya mempertimbangkan beberapa hal, saya merasa posisi ini kurang cocok untuk saya saat ini,”

Langkah ke-5: Sampaikan terima kasih (sekali lagi)

Sebagai penutup, sampaikan terima kasih atas waktu yang sudah diluangkan perusahaan tersebut selama proses seleksi hingga tahap pengumuman. Kamu dapat menambahkan kata-kata harapan seperti:

“Saya berharap yang terbaik untuk perusahaan Bapak/Ibu kedepannya,”

“Semoga kita dapat bekerja sama di lain waktu yang akan datang,”

Ingat! Menolak Pekerjaan Bukan Sesuatu Yang Harus Ditakutkan

Menolak suatu tawaran pekerjaan memang bukan merupakan hal yang mudah bagi sebagian orang. Dengan memberikan penolakan yang baik dan profesional, hal itu akan selalu diingat oleh orang lain dan akan menjadi trademark bagi dirimu kedepannya.

Apakah tulisan ini membantu? Tinggalkan pertanyaan dan pendapatmu di kolom komentar serta jangan lupa untuk membagikan tulisan ini ke teman-temanmu.

Menunggu Wawancara Kerja

Pertanyaan-Pertanyaan Interview yang Wajib Kamu Persiapkan dengan Matang

Berpakaianlah yang rapi dan formal ketika proses interview kerja.

Berpakaian rapi, bersikap sopan, dan paham tentang posisi yang dilamar adalah hal yang wajib dipersiapkan ketika memasuki tahap interview kerja. Namun itu saja tidak cukup. Menyusun strategi untuk menjawab pertanyaan interview dengan baik adalah kunci keberhasilanmu selanjutnya.

Tidak menutup kemungkinan interviewer akan melirikmu ketika menjawab pertanyaan interview dengan penuh persiapan.

Setelah mempersiapkan citra diri yang apik, langkah selanjutnya adalah menyusun strategi untuk menjawab pertanyaan wawancara. Untuk membantumu mempersiapkannya, berikut 7 pertanyaan wawancara yang wajib kamu ketahui.

1. Pertanyaan Interview Seputar Informasi Pribadi

proses interview kerja
Proses interview kerja

Pertanyaan ini sering digunakan sebagai pertanyaan pembuka dan mencairkan suasana pada tahapan wawancara. Meskipun pertanyaannya sederhana, namun kamu harus siap dengan jawaban yang meyakinkan.

Pertanyaan seperti “Ceritakan tentang diri anda?”, “Mengapa anda memilih jurusan itu?”, atau “Apakah anda memiliki keinginan untuk melanjutkan S2?” adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus kamu persiapkan jawabannya secara matang.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Informasi Pribadi:

  1. Apa alasan kamu memilih jurusan Ilmu Ekonomi dan Bisnis di Universitas Indonesia? 
  2. Apakah bisa diceritakan kenapa kamu memilih Jakarta sebagai tempatmu berkuliah?
  3. Bisa tolong diceritakan tentang diri kamu secara singkat dan jelas?

2. Pertanyaan Tentang Skill dan Pengalamanmu

Pertanyaan saat interview
Persiapkan diri untuk berbagai pertanyaan pengalaman kerja sebelumnya

Setelah para interviewer melihat resume atau cv yang kamu berikan, maka pertanyaan-pertanyaan spesifik seputar pengalamanmu akan dimulai. Jangan tegang, dan cobalah tetap tenang agar jawaban yang kamu berikan jelas dan terperinci. Kamu bisa menguatkan poin-poin pengalaman yang dapat meningkatkan nilai jualmu.

Pertanyaan seputar pengalaman dan keahlian difungsikan untuk melihat tujuan karirmu, loyalitas, cara kamu menyelesaikan masalah, cara kamu bekerja, hingga kontribusimu kepada perusahaan. Pastikan kamu memahami secara jelas pengalaman yang pernah dilakukan.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Pengalaman dan Keahlianmu:

  1. Bisa diceritakan tentang pengalamanmu sebagai social media specialist di agency sebelumnya?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang Digital Marketing? Dan bagaimana cara kamu melakukan tugas reporting setiap bulannya?
  3. Bagaimana cara kamu membagi waktu ketika beberapa pekerjaan menumpuk? Bisakah kamu bekerja di bawah tekanan?

3. Pertanyaan Seputar Perusahaan yang Kamu Lamar

Hasil risetmu terhadap perusahaan menjadi sangat penting saat menjawab pertanyaan ini. Pastikan kamu mengetahui segala informasi yang penting dari perusahaan tujuan. Pertanyaan ini biasa diberikan untuk melihat seberapa paham calon pelamar terhadap visi dan misi perusahaan.

Tips penting untuk menjawab pertanyaan ini adalah, pastikan kamu memahami sisi positif dan keunggulan dari perusahaan yang kamu lamar. Jangan pernah membandingkannya dengan perusahaan lamamu.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Perusahaan yang Kamu Lamar:

  1. Bisa diceritakan apa yang kamu tahu tentang perusahaan ini?
  2. Apa yang membuatmu termotivasi untuk melamar di perusahaan kami?
  3. Apakah kamu memiliki hubungan keluarga atau kerabat yang bekerja di perusahaan ini?

4. Pertanyaan Seputar Posisi yang Kamu Lamar

Pertanyaan ini bisa menjadi bukti bahwa perusahaan akan enggan mempekerjakan calon karyawan yang tidak mengetahui apapun tentang posisi dan job desk-nya. Kamu dapat terlebih dahulu mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang posisi yang sedang kamu lamar.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Posisi yang Kamu Lamar:

  1. Bisa diceritakan apa yang kamu tahu tentang posisi ini? Dan apakah kamu siap untuk dipekerjakan di luar kota?
  2. Bagaimana kamu dapat menyusun prioritas pekerjaan selama ini?
  3. Apa motivasimu untuk memilih posisi ini?

5. Pertanyaan Tentang Alasan Resign/Berhenti Pada Pekerjaanmu Sebelumnya

Pertanyaan seputar pengalaman kerja sebelumnya
Ceritakan secara bijak alasan berhenti pada pekerjaan sebelumnya

Pertanyaan ini menjadi salah satu pertanyaan penting yang biasanya ditanyakan interviewer. Topik ini berhubungan dengan karakter dan orientasimu. Kebanyakan perusahaan menyimpulkan karakter dan orientasi seorang pelamar dari motivasi mereka ketika berhenti dari pekerjaan sebelumnya.

Tips sederhana menjawab pertanyaan ini adalah dengan tidak menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan berhenti atau menyebutkan faktor konflik. Fokuslah pada alasan ingin berkembang dan mencari tantangan baru.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Alasan Resign/Berhenti Pada Pekerjaanmu Sebelumnya:

  1. Bisa diceritakan tentang pekerjaanmu sebelumnya? Dan kenapa memutuskan untuk berhenti?
  2. Bisa diceritakan konflik atau tantangan apa yang pernah terjadi pada perusahaan sebelumnya?
  3. Bagaimana cara kamu menyelesaikan masalah yang terjadi pada perusahaan sebelumnya?

6. Pertanyaan Seputar Gaji yang Diinginkan

Pertanyaan ini cukup tricky, namun jangan panik. Kendala yang mungkin akan terjadi adalah ketika posisi yang kamu lamar dengan ekspektasi gaji yang kamu harapkan ternyata berbeda dengan yang mampu dibayarkan oleh perusahaan.

Penting untuk sebelumnya mengumpulkan informasi sebanyak mungkin perihal rata-rata gaji untuk posisi yang dilamar, lalu kamu sesuaikan dengan perusahaan. Saat ini sudah banyak situs yang memberikan informasi gaji pada posisi dan perusahaan tertentu.

Contoh Pertanyaan Interview Seputar Gaji yang Diinginkan:

  1. Ketika kamu nantinya lolos, berapa gaji yang kamu harapkan?
  2. Dengan posisi yang kamu lamar di perusahaan ini, berapa ekspektasi gaji yang kamu harapkan?
  3. Berapa nominal gaji yang kamu harapkan ketika nantinya akan bekerja di perusahaan ini?

7. Pertanyaan Untuk Interviewer/Perusahaan yang Kamu Lamar

Pertanyaan seputar fasilitas perusahaan
Bertanyalah perihal fasilitas yang ditawarkan calon perusahaan

Kali ini adalah pertanyaan terakhir atau pertanyaan penutup dalam proses wawancara. Biasanya para interviewer akan memintamu untuk bertanya jika ada hal-hal yang belum jelas. Meskipun sekilas tampak tidak penting, namun jangan lekas bilang “Tidak ada”, hal itu dapat menunjukkan ketidak seriusanmu terhadap perusahaan yang dilamar.

Kamu dapat menanyakan beberapa hal seputar lingkungan kerja, budaya kerja, bonus atau tunjangan, hingga fasilitas yang mungkin akan kamu dapatkan bila diterima. Hal ini lebih membuatmu dinilai serius dalam melamar di posisi dan perusahaan tersebut.

Contoh Pertanyaan untuk Perusahaan yang Kamu Lamar:

  1. Sekiranya nanti saya akan diterima, fasilitas apa saja yang akan saya dapatkan?
  2. Bagaimana lingkungan kerja di perusahaan ini? Apakah ada peraturan yang berhubungan dengan cara berpakaian?
  3. Apakah di dalam kontrak kerja akan ada penalti kontrak?

Latihlah Diri Sebaik Mungkin dan Persiapkan Segala Kemungkinan

Latihan adalah kunci. Pastikan kamu mempersiapkan diri atas berbagai kemungkinan pertanyaan dalam proses interview. Strategi yang baik adalah dengan melatih diri untuk tidak gugup, melatih gestur, tempo dan artikulasi ketika berbicara.

Sebagai penutup, pastikan kamu mengenal dirimu sendiri dan potensi yang kamu miliki sebelum memperkenalkan diri kepada para interviewer.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu sudah siap dengan pertanyaan-pertanyaan interview ke depannya? Yuk, bagi informasi ini ke rekan dan kerabatmu.