magang

Jangan Magang Sebelum Perhatikan Langkah-langkah Berikut!

Bagi mahasiswa, sekadar aktif dalam bidang akademik saja mungkin dianggap tidak cukup. Sebelum memasuki dunia kerja, mahasiswa haruslah mempersiapkan diri mereka dengan mengantongi bekal berbagai skill dan pengalaman.

Beberapa perguruan tinggi juga sangat memperhatikan hal ini hingga memberikan mahasiswanya kewajiban tambahan di samping mengikuti kegiatan belajar di ruang kelas, seperti kegiatan magang, pengabdian ataupun keterlibatan dalam organisasi.

Kemudian, apa saja langkah yang harus kamu lakukan jika ingin mengikuti program magang? Tim berkarir.id telah menyiapkan panduan lengkapnya di bawah ini.

Langkah Pertama: Hunting Lowongan Magang

magang
Kumpulkan informasi lowongan magang sebanyak mungkin dan cobalah untuk melamar ke lebih dari satu perusahaan

Hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin mengikuti program magang adalah hunting atau berburu lowongan magang. Lowongan magang kini dapat dengan mudah kamu temui dari website resmi perusahaan atau situs-situs khusus informasi magang lainnya.

Kamu juga dapat mencarinya di portal pencari kerja seperti Glints, Jobstreet, indeed dan sebagainya. Tidak sedikit juga perusahaan yang kini turut menayangkan iklan lowongan magang mereka di platform media sosial seperti instagram, twitter, facebook dan LinkedIn. Hanya dengan memasukan kata kunci “internship” atau “magang” kamu dapat menemukan puluhan bahkan ratusan lowongan magang yang tersedia di berbagai tempat.

Selain mencari informasi dari luar, kamu juga dapat mencari informasi dari dalam kampus dengan menanyakan informasi lowongan magang kepada bagian pengembangan karir atau semacamnya. Bertanya kepada dosen yang memiliki koneksi kepada perusahaan juga dapat menjadi salah satu opsi yang tepat.

Langkah Kedua: Periksa Kelengkapan Persyaratan

cv menarik
CV yang menarik akan meninggalkan kesan pertama yang melekat bagi recruiter

Sebelum memutuskan untuk mengikuti program magang, tentunya kamu harus pastikan dulu tempat di mana kamu ingin melakukan program tersebut. Kamu juga harus pastikan bahwa latar belakang pendidikan dan skill-mu sejalan dengan bidang perusahaan atau posisi magang yang akan kamu ambil. Karena tidak sedikit perusahaan yang hanya menerima mahasiswa dari jurusan tertentu untuk dapat magang di tempat tersebut.

Jika perusahaan tidak membuat iklan lowongan secara terbuka mengenai program magang, maka kamu harus mengeluarkan usaha lebih dengan mendatangi perusahaan secara langsung. Kamu juga dapat menghubungi langsung bagian HRD (Human Resources Department) perusahaan melalui email atau pesan via Linkedin jika kamu sudah mengetahui nama manajer HRD tersebut.

Biasanya perusahaan akan meminta kamu untuk mengirimkan CV, surat lamaran, fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat pengantar/rekomendasi kampus, transkrip nilai hingga portofolio (opsional).

Kamu juga dapat bertanya perihal persyaratan administrasi secara langsung ke pihak perusahaan jikalau ada persyaratan tambahan. Lamaran tersebut lalu dapat dikirimkan langsung berupa salinan fisik atau kamu dapat juga mengirimkan softcopy via email, tergantung permintaan perusahaan.

Langkah Ketiga: Konsultasi Dengan Kampus

program magang
Beberapa kampus menjadikan program magang sebagai salah satu kewajiban bagi mahasiswanya

Setelah kamu memastikan persyaratan magang telah terpenuhi, kini saatnya kamu konsultasi dengan pihak kampus. Biasanya perguruan tinggi memiliki departemen khusus yang membantu mahasiswanya dalam urusan pengembangan dan karir seperti program magang ini. Jika tidak ada, maka kamu dapat mendiskusikan hal ini dengan dosen pembimbing akademik.

Hal yang pertama harus kamu perhatikan adalah pada semester berapa kamu melakukan program magang. Karena beberapa kampus dan perusahaan tidak menyarankan mahasiswa untuk melakukan program magang jika ia masih berada di semester awal, dengan pertimbangan bahwa beban dan waktu kuliah yang masih padat dan sulit untuk menyesuaikan dengan waktu magang full-time.

Pada tahap ini, kamu juga dapat memanfaatkannya untuk meminta surat pengantar magang, surat rekomendasi, surat pernyataan mahasiswa aktif dan transkrip nilai dari kampus sebagai dokumen tambahan jika perusahaan secara spesifik meminta hal tersebut.

Jika program magang merupakan hal yang diwajibkan oleh kampus, kamu bisa menanyakan kepada pihak kampus atau langsung kepada dosen untuk meminta disalurkan kepada perusahaan atau sekadar memberikan rekomendasi untukmu.

Langkah Keempat: Periksa Lamaranmu

surat lamaran kerja
Pastikan semua persyaratan lamaran sudah terpenuhi

Pada perusahaan yang secara terbuka membuka lowongan program magang, biasanya mereka akan memintamu untuk mengirim surat permohonan magang. Surat permohonan magang tidak jauh berbeda dengan surat lamaran atau cover letter layaknya kamu sedang melamar pekerjaan.

Isi dan formatnya pun tidak jauh berbeda dari surat lamaran kerja pada umumnya. Hanya saja, karena kamu mungkin memiliki pengalaman kerja yang masih minim maka kamu harus lebih menonjolkan skill dan pengalaman organisasi di dalamnya. Jika ada pengalaman volunteer atau kerja part-time akan lebih bagus.

Meskipun tidak memiliki pengalaman kerja, perusahaan tetap akan melirikmu jika kamu memiliki skill yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Nyatanya, beberapa anak magang banyak yang bekerja lebih baik dibandingkan karyawan tetap karena memiliki skill yang tidak banyak dimiliki orang lain. Hal ini akan meningkatkan peluangmu untuk diangkat menjadi karyawan tetap setelah lulus nanti.

Lalu yang selanjutnya harus kamu perhatikan adalah bagaimana cara meyakinkan perusahaan bahwa dengan pengalamanmu yang minim, kamu tetap dapat berkontribusi terhadap perusahaan tersebut.

Surat rekomendasi yang dibuat oleh dosen atau pihak lain yang memiliki reputasi baik dapat meningkatkan peluangmu untuk diterima. Memodifikasi surat permohonan magangmu dengan menggunakan power words pun dapat menjadi strategi yang bagus.

Magang Sangat Berguna Untuk Masa Depanmu

Sebagai mahasiswa, kewajibanmu adalah untuk mempelajari hal sebanyak-banyaknya untuk mempersiapkanmu memasuki dunia kerja nantinya. Mempelajari hal tersebut tidak melulu harus di dalam ruang kelas. Program magang dapat menjadi salah satu opsi bagi kamu yang ingin mencari suasana baru dan belajar dari luar ruang kelas.

Magang memberikan pengalaman langsung karena kamu akan terlibat mengurus pekerjaan yang memiliki real impact terhadap perusahaan. Selain itu, program ini juga memberikan uang saku tambahan untukmu. Jadi, apakah ada yang membuatmu tidak tertarik untuk mengikuti program magang? Tunggu apa lagi!

Tinggalkan pertanyaan serta pesanmu di kolom komentar dan jangan lupa untuk membagikan tulisan ini ke teman-temanmu, ya!

mahasiswa kerja

7 Manfaat Magang yang Tidak Kamu Sadari

Magang menjadi salah satu langkah menuju dunia kerja sesungguhnya.

Tahukah kamu jika program magang (internship) sangat penting untuk membangun dunia karirmu ke depan? Sayangnya, saat ini kebanyakan anak muda tidak menyadari hal tersebut. Meskipun Kemendikbud telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjawab tantangan kerja dengan memberikan izin magang di luar kampus hingga tiga semester.

Salah satu poin yang tidak disadari dari manfaat magang adalah bahwa kamu dapat mengenal perbedaan bahkan ketidaksesuaian antara teori yang kamu pelajari dengan praktek di dunia kerja. Hal ini penting karena mempertimbangkan bahwa program magang menjadi satu-satunya langkah menuju dunia kerja sesungguhnya.

Jika kamu penasaran apa saja manfaat magang dan pengaruhnya dalam dunia karirmu? Simak 7 manfaat magang yang telah kami rangkum berikut:

1. Magang Bisa Menambah Pengalaman

magang
Pengalaman magang mengasah soft skill dan hard skill

Semakin banyak pengalaman yang kamu punya, semakin bertambah nilai jual yang dapat kamu tampilkan di portofolio, resume, dan CV. Ketika pengalamanmu semakin banyak, maka nilai jualmu semakin bertambah di mata perusahaan dan kepercayaan diri juga akan meningkat.

Catatan: Perusahaan cenderung akan lebih mempertimbangkan pelamar yang mempunyai pengalaman kerja, magang, ataupun kegiatan volunteer.

2. Soft Skill dan Hard Skill Semakin Meningkat Ketika Magang

magang
Magang mengasah berbagai kemampuan penting dalam menjawab tantangan dunia kerja

Kemampuan Soft skill dan hard skill menjadi poin penting saat melamar pekerjaan. Soft skill secara sederhana lebih menunjukkan kemampuan berkomunikasi, seperti menjalin relasi dengan karyawan di tempatmu magang. Sedangkan hard skill adalah keahlian teknis yang dimiliki oleh seorang pekerja.

Dengan magang, kamu dapat mengasah dua skill tersebut dengan dibimbing langsung oleh para ekspert di bidangnya.

3. Meningkatkan Peluang Karir dari Pengalaman Magang

Di mata calon perusahaan, seseorang yang memiliki pengalaman magang akan dianggap telah memiliki pengalaman kerja. Peluang ini pun memperbesar kemungkinan kamu akan diterima.

Memanfaatkan masa muda dengan memperbanyak pengalaman magang dapat menjadi kunci suksesmu.

4. Membangun Relasi Ketika Magang

magang
Membangun relasi dengan mengikuti program magang

Di dunia kerja, relasi atau networking merupakan faktor yang sangat penting untuk perkembangan karirmu. Semakin banyak relasi yang kamu miliki, semakin banyak juga informasi dan peluang yang kamu dapatkan.

5. Menemukan Passion Saat Magang

magang
Menemukan passion di dunia kerja adalah hal yang menguntungkan

Mengikuti magang dapat membantu kamu menemukan passionmu yang sesungguhnya. Kamu dapat menentukan jika sebuah pekerjaan cocok atau tidak untuk kamu tekuni dengan terjun langsung ke dunianya.

6. Magang Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Mengikuti program magang berarti kamu akan memperoleh skill dan pengalaman lebih yang bisa ditawarkan ke calon perusahaan. Memiliki daya saing yang lebih besar akan meningkatkan rasa percaya dirimu.

7. Magang Memungkinkanmu Mendapatkan Penghasilan Tambahan

magang
Magang memberikan banyak keuntungan

Beberapa perusahaan juga memberikan benefit berupa insentif pada karyawan magangnya. Karena posisi karyawan magang telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

Namun jangan jadikan uang insentif sebagai tujuan utama kamu mengikuti magang.

Karena pada dasarnya magang menjadi sebuah program yang menekankan pada peningkatan pengalaman.

Manfaatkan Masa Muda untuk Mengasah Banyak Skill dan Pengalaman dengan Magang

Magang memiliki segudang manfaat yang sangat berguna. Kamu dapat memanfaatkannya untuk “mencuri start” dengan terjun langsung ke dunia kerja. Meskipun tantangan pekerjaan semakin meningkat, namun jangan urungkan niat untuk merintis karir pada calon perusahaan yang kamu inginkan.

Bagaimana menurutmu? Sudah siap untuk magang lebih banyak lagi? Yuk, tinggalkan pesan atau pertanyaanmu di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini ya!